mengapa hrs merasa sedih.?
Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, karena kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.
Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa mendengarkan semuanya dari dua buah sisi.
Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.
Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita.Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya.
Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran kita dan ide kita.
Dan apa yang anda pikiran dalam otak anda jauh lebih berharga dari pada emas dan perhiasan.
Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa menggoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan.
Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.
Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh didalam tulang iga kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam.
Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.
Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah.
mengapa menuggu.....
Kadang, Tuhan yang mengetahui yang terbaik,akan memberi kesusahan untuk menguji kita.
Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan dibaliknya.
Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa...ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu ?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.
Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang tepat, daripada memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang terbaik, daripada memuaskan diri dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai dan mencintai kita, karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah.
Karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.
Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, dan penantian kita tidaklah sia-sia.
Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan pengharapan - penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.
Pada akhirnya...Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting.
Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita bisa mendengarkan semuanya dari dua buah sisi.
Untuk bisa mengumpulkan pujian dan kritik dan menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah.
Kita lahir dengan otak didalam tengkorak kepala kita.Sehingga tidak peduli semiskin apapun kita, kita tetap kaya.
Karena tidak akan ada satu orang pun yang bisa mencuri otak kita, pikiran kita dan ide kita.
Dan apa yang anda pikiran dalam otak anda jauh lebih berharga dari pada emas dan perhiasan.
Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Karena mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa menggoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan.
Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.
Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh didalam tulang iga kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam.
Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.
Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemukan cinta yang jauh lebih indah.
mengapa menuggu.....
Kadang, Tuhan yang mengetahui yang terbaik,akan memberi kesusahan untuk menguji kita.
Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan dibaliknya.
Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa...ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
Mengapa menunggu ?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.
Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang tepat, daripada memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang terbaik, daripada memuaskan diri dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai dan mencintai kita, karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah.
Karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.
Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, dan penantian kita tidaklah sia-sia.
Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan pengharapan - penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.
Pada akhirnya...Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting.
Minggu, 25 Juli 2010
Senin, 19 Juli 2010
separuh waktu dan hidupku mencarimu
terasa lambat sang waktu
untuk menemukan kamu
kamu yg di tmpt yg aku tak tau
entah sampai kapan terus melaju
entah siapa dirimu
yg terpilih sbg teman hidupku
begitu jauh aku nenuju
terhalang lajunya waktu
terus mencari sesekali menuggu
Begitu lambat sang waktu
siapakah sebenarnya dirimu
yg kelak mampu luluhkan hatiku
yg kelak mampu meleburkan egoku
yg telah relakan
separuh waktu dan hidupku
untuk mencari dn menuggu
Begitu lambat sang waktu
seakan menguji keyakinanku
goyahkan ketegaranku
agar aku dpt meragu
ikhlaskan bagian hidupku
terhempas,terpuruk lalui waktu
pedih,pahit,caci tak berlalu
takan prnah surutkan niatku
tuk trus mencari sesekali manuggu
kusadar begitu banyak hikmah dan ilmu
di waktu terjatuh dan penuh pilu
pembelajaran hidup yg tertanam dalam kalbu
begitu istemawakah dirimu
begitu hebatkah kamu
mungkin tidaklah sesempurna itu
tapi kamulah yg kelak menyemempurnakan hidupku
krn km yg bs menerima apadnya aku
menerima kesederhanaanku
mencintaiku dg sepenuh hatimu...
kerana kamu yg Tuhan pilihkan untukku
hanya itu yg aku tau
jika tibalah saat itu..dan hatiku menyatu
maka kuserahkan segala hidupku
sepenuhnya milikmu.....
untuk menemukan kamu
kamu yg di tmpt yg aku tak tau
entah sampai kapan terus melaju
entah siapa dirimu
yg terpilih sbg teman hidupku
begitu jauh aku nenuju
terhalang lajunya waktu
terus mencari sesekali menuggu
Begitu lambat sang waktu
siapakah sebenarnya dirimu
yg kelak mampu luluhkan hatiku
yg kelak mampu meleburkan egoku
yg telah relakan
separuh waktu dan hidupku
untuk mencari dn menuggu
Begitu lambat sang waktu
seakan menguji keyakinanku
goyahkan ketegaranku
agar aku dpt meragu
ikhlaskan bagian hidupku
terhempas,terpuruk lalui waktu
pedih,pahit,caci tak berlalu
takan prnah surutkan niatku
tuk trus mencari sesekali manuggu
kusadar begitu banyak hikmah dan ilmu
di waktu terjatuh dan penuh pilu
pembelajaran hidup yg tertanam dalam kalbu
begitu istemawakah dirimu
begitu hebatkah kamu
mungkin tidaklah sesempurna itu
tapi kamulah yg kelak menyemempurnakan hidupku
krn km yg bs menerima apadnya aku
menerima kesederhanaanku
mencintaiku dg sepenuh hatimu...
kerana kamu yg Tuhan pilihkan untukku
hanya itu yg aku tau
jika tibalah saat itu..dan hatiku menyatu
maka kuserahkan segala hidupku
sepenuhnya milikmu.....
Langganan:
Postingan (Atom)
